Royalti mesti diberikan…

royslti

Kaherah, selasa 11 Disember 2012, Mahasiswa Negeri Kelantan seramai 150 orang yang terdiri daripada pengajian Islam dan perubatan telah berhimpun di Hadiqah Dauli bagi menyatakan sokongan mereka kepada tuntutan Royalti Kelantan dari kerajaan Malaysia.

Hal ini bertepatan dengan kehadiran wakil Royalti, Encik Azmi Hasan ke Mesir baru-baru ini. Ternyata suara atau tuntutan ini bukan hanya dilaungkan dari kerajaan Kelantan sahaja bahkan seluruh rakyat dan mahasiswa khususnya yang bakal mewarisi kepimpinan akan datang juga memberi sokongan terhadap tuntutan ini.

Firman Allah S.W.T. Surah An-Nahl, 90
“Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.”

Adil tidak bisa diartikan secara mutlak “menyamaratakan”, karena menyamaratakan sesuatu yang berbeda adalah kezaliman.

Islam memerintahkan manusia berbuat adil, yaitu dengan memenuhi hak masing-masing. Dan hak pertama yang wajib kita penuhi adalah hak Allah Pencipta kita, kemudian hak nabi selaku utusan-Nya. Antara lainnya juga adalah hak pemerintah atau penguasa kepada rakyatnya atau orang bawahannya.

Pemerintah memiliki hak yang wajib dipenuhi rakyat, di antaranya adalah mentaati mereka selagi pemerintahannya bukan bercanggah dengan perintah Allah dan Rasul-Nya.

Firman Allah S.W.T. Surah An-Nisa, 59
“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah, dan taatilah Rasul-Nya, dan ulil amri dari kamu sekalian”

Ulil amri di sini berarti pemimpin yang berstatus penguasa, bukan sekadar pemimpin rumah tangga atau pemimpin kelompok. Dalam tinjauan bahasa Arab, jika istilah ulil amri itu dicelahi dengan min (dari/bahagian) menjadi ulil minal amri, merujuk kepada pemimpin-pemimpin dalam lingkup yang sempit (keluarga, organisasi, pengadilan, dll).

Kewajipan pemimpin tersebut adalah untuk menerapkan syariat Islam saja, tidak syariat yang lain, ditegaskan oleh Rasulullah saw dalam Hadis riwayat Bukhari, Muslim, Ahmad, an-Nasai, dan Ibnu Majah yang berasal dari Ubadah bin ash-Shamit:

“Kami berbaiah kepada Rasulullah saw untuk mendengar dan mentaatinya dalam keadaan suka mahupun terpaksa, dalam keadaan sempit mahupun lapang, serta dalam hal yang tidak mendahulukan urusan kami (lebih dari urusan agama), juga agar kami tidak merebut kekuasaan dari seorang pemimpin, kecuali (sabda Rasulullah): ‘Kalau kalian melihat kekufuran yang mulai nampak secara terang-terangan, yang dapat dibuktikan berdasarkan keterangan dari Allah’.”

Menurut Imam al-Khathabi erti al-kufr dalam Hadis di atas adalah nampak secara nyata atau terang-terangan.
Imam Nawawi mengatakan bahwa yang dimaksud dengan al-kufr dalam Hadis tersebut adalah kemaksiatan .

Hal ini jelas sekiranya pemerintah telah melanggar kemungkaran secara terang-terangan maka pemerintah tersebut telah mengkhianati amanah yang Allah berikan kepada mereka. Maka tunggulah saat kejatuhan dan kehancuran pemerintah tersebut. Cepat atau lambat itu bukan soalnya, akan tetapi janji Allah akan mengazab orang zalim di atas muka bumi adalah amaran yang jelas.

Tugas pemerintah juga menunaikan hak dan amanah kepada rakyatnya. Bukan melakukan apa yang mereka rasa menguntungkan pemerintah sahaja bahkan pemerintah perlu mengutamakan kepentingan rakyat dari kepentingan sendiri. Rakyat adalah amanah Allah kepada pemerintah.

Sabda Rasulullah S.A.W. :-“setiap dari kamu adalah pemimpin, dan kamu akan dipertanggungjawabkan apa yang kamu pimpin.”

Kita bertanggungjawab dengan diri sendiri. Seorang ayah bertanggungjawab akan keluarganya. Inikan pula seorang pentadbir negeri dan negara mereka akan ditanya semasa pemerintahan mereka. Adakah kamu berlaku adil? Adakah kamu melaksanakan apa yang Allah dan Rasul S.W.T. suruh dan larang?

Sebagai kerajaan Malaysia yang dipimpin oleh orang Islam dan agama rasmi negara adalah Islam sepatutnya dan selayaknya pemerintah memberikan contoh tauladan yang baik kepada rakyat dengan memberikan hak keadilan kepada rakyat. Terutamanya dalam isu royalti rakyat Kelantan yang tidak pernah diberikan dan royalti rakyat Terengganu yang diberhentikan suatu ketika dahulu. Kerajaan mestilah memberikan hak royalti tersebut kepada Negeri Kelantan, Terengganu dan negeri-negeri yang lain sekiranya ada.

Seorang pemimpin muslim mestilah melaksanakan cara hidup Islam yang sebenar. Hal ini penting bagi menunjukkan agama Islam adalah yang terbaik dan tertinggi. Sejak seribu empat ratus tahun yg lalu Islam telah melakar tamadun yang unggul dan menjadi ikutan kepada kawan dan lawan. Mustahil, apa yang Islam bawa melalui Rasulullah S.A.W. itu sudah kolot dan tidak relevan lagi.

Sabda Rasulullah S.A.W. :- “Islam itu tertinggi dan tiada yang lebih tinggi selainnya.”

Apabila kamu berusaha untuk melaksanakan Islam dengan sebaik-baiknya untuk Allah, maka serahkan segala-galanya kepada Allah. Dialah yang akan menentukan sejauhmana ikhlas kamu dan usaha kamu kepadaNya.

Firman Allah S.W.T. dalam surah Al-Maidah, ayat 8
“Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) Karena Allah, menjadi saksi dengan adil. dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. berlaku adillah, Kerana adil itu lebih dekat kepada takwa. dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Sebenarnya apa yang mereka lakukan akan memakan diri mereka sendiri dan menyebabkan bertambahnya kemurkaan Allah, kebencian rakyat dan kehilangan undi dalam PRU13 nanti kepada mereka. Persoalannya, Apa salahnya jika mereka berlaku adil dan melakukan kebaikkan.? nescaya rakyat suka dan menyokong mereka…Tetapi kerana kejahilan dan ketamakkan mereka diutamakan lihatlah hasilnya nanti.

Setiausaha Agung,
Gerakan Suara Rakyat.

About suaraonline

Gerakan SUARA Rakyat
Image | This entry was posted in Artikel, Berita, Suara Rakyat. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s